More

    Karya Tulis Akademik Ilmiah

    Asrama Pusat Rumah Syariah, tepat pada tanggal(20/10) diikuti oleh seluruh anggota Rumah Syariah angkatan enam. Acara pengarahan kepenulisan seputar Karya Tulis Akademik Ilmiah (KTAI) Rumah Syariah berlangsung. Ustadz Bagus Fadli bersama Ustadz Saiful Millah selaku pembimbing menyampaikan beberapa pengarahan yang bertujuan untuk memberikan pandangan secara umum seputar Karya Tulis Ilmiah Akademik (KTIA) yang nantinya akan menjadi tugas akhir bagi seluruh anggota Rumah Syariah.

    Setelah menjalani beberapa fase tingkatan belajar dalam Rumah Syariah mulai dari lughawiyat, aqliyat, fiqhiyat, hingga akhirnya takmililiyat. Pada fase akhir inilah seluruh anggota diberikan tugas untuk menyempurnakan serta mengimplementasikan ilmu-ilmu yang telah didapat dari Rumah Syariah dalam bentuk tulisan.

    Karya Tulis Ilmiah Akademik dalam Rumah Syariah sendiri dilatarbelakangi oleh ustadz Agung Saputra yang menyampaikan bahwa beberapa perantara dakwah ialah: Mengajar, khitobah dan kitabah. Jika mengajar dan khitobah telah menjadi kegiatan rutinitas dalam Rumah Syariah maka pada tugas akhir seluruh anggota dilatih untuk mengimplementasikan perantara dakwah dengan kitabah. Melihat fenomena minimnya kemampuan mahasiswa/i Mesir dalam bidang kepenulisan khususnya karya tulis ilmiah. Maka Cukup disayangkan Kapabelitas mahasiwa/i Mesir dalam bidang keilmuan ini jika tidak dapat dinikmati dalam bentuk tulisan.

    Beranjak dari problematika inilah Rumah Syariah berinisiatif melatih seluruh anggotanya untuk menuangkan ilmu yang telah didapatnya selama dua tahun di Rumah Syariah dalam bentuk tulisan.

    Terealisasinya tugas KTIA dalam Rumah Syariah inipun tentunya tak terlepas dari beberapa kekurangan. Bermula dari angkatan tiga dengan berbagai kurangnya waktu dan bahan dalam kepenulisan sehingga banyak dari beberapa anggota menerjemahkan beberapa buku secara langsung. Kemudian di angkatan empat dengan kurangnya pembimbing menjadi penghalang yang cukup krusial dalam pelaksanakaan tugas ini. Dilanjutkan di angkatan lima dengan banyaknya para anggota yang menulis seputar pembahasan fikih serta COVID 19. Kontinuitas yang terus berjalan tentunya tak terlepas dari beberapa evaluasi serta solusi yang seluruhnya menjadi batu tanjakan improvisasi dalam kegiatan ini.

    Adapun tujuh cara yang menjadi cara ulama dalam menulis, yang seluruhnya teringkas dalam bait syair berikut:

    ألا فاعلمن أن التآليف سبعة# لكل لبيب في النصيحة خالص

    فشرح لإغلاق وتصحيح مخطئ# وإبداع حبر مقدم غير ناكص

    وترتيب منشور وجمع مفرق# وتقصير تطويل وتتميم ناقص

    1) Syarh liighlaq (Menjelaskan yang sulit)

    2) Tshih mukhti (membenarkan yang salah)

    3) Ibda’ khibr miqdam ghairu nakish (Menciptakan karya yang belum pernah ada sebelumnya)

    4) Tartib al-manshur (merapikan yang masih tersebar)

    5) Jam’u mufaraq (mengumpulkan beberapa hal yang berbeda dalam satu kitab)

    6) Taqshir tathwil (Memperpendek yang panjang)

    7) Tatmim al-naqish (menyempurnakan yang kurang)

    Acara ini akan dilanjutkan nantinya dengan seminar kepenulisan KTIA yang nantinya akan dibimbing oleh Ustadz Zaki Arrasyid. Sebelum acara ditutup para pembimbing memberikan deadline waktu bagi para anggota untuk mempersiapkan judul serta outline hingga tanggal 7 November 2020 dan dipresentasikan pada tanggal 11 November 2020. Dengan acara rentetan kepenulisan KTIA ini, semoga seluruh anggoa akhir RSA dapat melatih serta meningkatkan skill kepenulisan karena literasi merupakan suatu kemampuan yang harus dimiliki oleh Mahasiswa/i khususnya.

    Reporter: Rima Hasna Fariha

    Editor: Rahmawati

    Stay in the Loop

    Get the daily email from CryptoNews that makes reading the news actually enjoyable. Join our mailing list to stay in the loop to stay informed, for free.

    [tds_leads input_placeholder="Your email address" btn_horiz_align="content-horiz-center" pp_checkbox="yes" pp_msg="SSd2ZSUyMHJlYWQlMjBhbmQlMjBhY2NlcHQlMjB0aGUlMjAlM0NhJTIwaHJlZiUzRCUyMiUyMyUyMiUzRVByaXZhY3klMjBQb2xpY3klM0MlMkZhJTNFLg==" tdc_css="eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjAiLCJkaXNwbGF5IjoiIn0sImxhbmRzY2FwZSI6eyJkaXNwbGF5IjoiIn0sImxhbmRzY2FwZV9tYXhfd2lkdGgiOjExNDAsImxhbmRzY2FwZV9taW5fd2lkdGgiOjEwMTksInBvcnRyYWl0Ijp7ImRpc3BsYXkiOiIifSwicG9ydHJhaXRfbWF4X3dpZHRoIjoxMDE4LCJwb3J0cmFpdF9taW5fd2lkdGgiOjc2OCwicGhvbmUiOnsiZGlzcGxheSI6IiJ9LCJwaG9uZV9tYXhfd2lkdGgiOjc2N30=" input_border="0" input_radius="eyJhbGwiOiI2cHggMCAwIDZweCIsImxhbmRzY2FwZSI6IjVweCAwIDAgNXB4IiwicG9ydHJhaXQiOiI1cHggMCAwIDVweCJ9" btn_bg="#10bf6b" btn_bg_h="#333237" f_btn_font_family="420" f_btn_font_size="eyJhbGwiOiIxMyIsImxhbmRzY2FwZSI6IjEyIiwicG9ydHJhaXQiOiIxMiJ9" f_btn_font_line_height="eyJhbGwiOiIzLjYiLCJsYW5kc2NhcGUiOiIzLjMiLCJwb3J0cmFpdCI6IjMuMyJ9" f_input_font_line_height="eyJhbGwiOiIzLjYiLCJsYW5kc2NhcGUiOiIzLjMiLCJwb3J0cmFpdCI6IjMuMyJ9" f_input_font_family="420" f_input_font_size="eyJhbGwiOiIxMyIsImxhbmRzY2FwZSI6IjEyIiwicG9ydHJhaXQiOiIxMiJ9" input_padd="eyJhbGwiOiIwIDE1cHggMXB4IiwibGFuZHNjYXBlIjoiMCAxM3B4IDFweCIsInBvcnRyYWl0IjoiMCAxMHB4IDFweCJ9" btn_padd="eyJhbGwiOiIwIDE1cHggMXB4IiwibGFuZHNjYXBlIjoiMCAxM3B4IDFweCIsInBvcnRyYWl0IjoiMCAxMHB4IDFweCJ9" btn_radius="eyJhbGwiOiIwIDZweCA2cHggMCIsImxhbmRzY2FwZSI6IjAgNXB4IDVweCAwIiwicG9ydHJhaXQiOiIwIDRweCA0cHggMCJ9" pp_check_color="#a0a0a0" pp_check_square="#000000" pp_check_border_color="rgba(16,191,107,0)" f_pp_font_family="420" pp_check_bg="rgba(255,255,255,0.6)" pp_check_size="eyJhbGwiOjE0LCJsYW5kc2NhcGUiOiIxMyIsInBvcnRyYWl0IjoiMTMifQ==" msg_composer="" f_title_font_family="420" msg_space="eyJsYW5kc2NhcGUiOiIwIDAgMTBweCIsInBvcnRyYWl0IjoiMCAwIDEwcHgifQ==" f_title_font_size="eyJsYW5kc2NhcGUiOiIxMCJ9" f_msg_font_size="eyJsYW5kc2NhcGUiOiIxMCIsInBvcnRyYWl0IjoiMTAifQ==" f_pp_font_size="eyJsYW5kc2NhcGUiOiIxMCIsInBvcnRyYWl0IjoiMTAifQ==" pp_space="eyJsYW5kc2NhcGUiOiIxNCIsInBvcnRyYWl0IjoiMTAifQ==" pp_check_color_a_h="#ffffff"]

    Latest stories

    - Advertisement - spot_img

    You might also like...