More

    Menyelami Lautan Ilmu Para Mujtahid Melalui Khataman Kitab Qurratul Ain

    RSa Media, Kairo– Tepat 21 pertemuan, pada hari Rabu (7/9) anggota aktif Rumah Syariah angkatan 8 menyelesaikan kajian kitab Qurratul Ain Syarhul Waraqat kepunyaan imam Juwaini al-Haramain selama kurang lebih 3 bulan, kitab dalam ilmu Ushul Fiqh yang menurut salah satu anggota RSa 8 merupakan ilmu yang sulit.

    “Kalau ditanya tentang sulitnya Ushul Fiqh saya akui, karena ilmu ini memang yang pertama kali saya pelajari di Rumah Syariah. Disisi lain, ilmu ini juga merupakan salah satu ciri keilmuan Islam selain ilmu Riwayah yang menjadikan ilmu ini begitu spesial” ungkap Faza Azkiya, anggota aktif RSa angkatan 8.

    Lanjut mahasiswa fakultas Ushuluddin yang kerap disapa Faza itu, bahwa berbagai macam ilmu terhimpun menemani pembahasan Ushul Fiqh. Diantara ilmu tersebut adalah ilmu Balaghoh ketika masuk bab Majaz atau Haqiqah, ilmu Mantik ketika membahas Istidlal, ilmu Hadis ketika membicarakan tentang istilah Ahad dan Mutawatir serta mengenai Shigah Tahammul wa al-Ada’, ilmu Kalam ketika membahas Khitobullah dan lain sebagainya. Hal itu mungkin yang membuat perlu usaha keras untuk memahaminya.

    Ilmu Ushul Fiqh dikenal sebagai ilmu wajib seorang mujtahid muthlaq karena membahas tentang metodologi dalam mengeluarkan hukum syariat Islam dari dalil Alquran dan Sunnah. Orang yang pertama kali mengkodifikasikan ilmu ini adalah Imam Syafi’i. Dengan begitu, berarti ilmu ini sudah berkembang sudah cukup lama, yaitu sekitar abad ke-2 H. Seumur yang cukup tua ini, bahasa yang digunakan dalam ilmu Usul Fiqh cenderung susah dan rumit.

    Kemudian ketika bagian media RSa menanyakan perihal sulitnya ilmu ini kepada ustaz Farisan Primana Muslim Lc., Dipl., pengajar Ushul Fiqh angkatan 8 beliau mengatakan “ Ilmu Usul Fikih itu sulit memang benar, namun jika mempelajarinya dengan benar maka thalib akan menikmati kesulitan tersebut. Cara mujarrab dalam mengalahkan kesulitan tersebut adalah dengan menapaki metode mutaqaddimin, menyiapkan ilmu-ilmu dasar lalu mempelajarinya dengan tekun.”

    Kajian kitab Qurratul Ain dipelajari anggota RSa angkatan 8 setiap 3 kali dalam seminggu sebagai bagian dari kurikulum pembelajaran Rumah Syariah bagi anggota tingkat dua pada termin pertama. Kegiatan ini diikuti oleh 42 anggota aktif RSa yang biasanya dilaksanakan di ruang tengah asrama pusat RSa, Khodrowi, Darb al-Ahmar.

    Ustaz Farisan memberikan pesan kepada muridnya yang telah menyelesaikan kitab ini untuk terus mengambil faidah darinya “Setelah mempelajari syarah Waraqat, maka kewajiban berikutnya bagi thalib adalah mengulang-ulang kitab yang sudah dipelajari, sampai isi kitab tersebut terpatri. Setelah itu ia harus melanjutkan dengan membaca kitab-kitab Usul Fikih berikutnya seperti Luma’, Minhaj al-Wusul atau Jam’ul Jawami’ “.

    Lalu beliau melanjutkan bahwa pada akhirnya nanti, thalib mampu untuk membumikan Ushul Fikih tidak hanya sebagai Ushul untuk Fikih tapi juga Ushul untuk Tafkir (dasar pemikiran). Ini tantangan bagi kita pelajar Ushul Fikih di era modern, menjadi tetap “wasathi” diantara kaum rasionalis (العقلانية), tekstualis (الظاهرية) dan kelompok-kelompok lainnya. Sehingga dapat menjaga interpretasi nash syar’i selalu dalam relnya.

    Stay in the Loop

    Get the daily email from CryptoNews that makes reading the news actually enjoyable. Join our mailing list to stay in the loop to stay informed, for free.

    [tds_leads input_placeholder="Your email address" btn_horiz_align="content-horiz-center" pp_checkbox="yes" pp_msg="SSd2ZSUyMHJlYWQlMjBhbmQlMjBhY2NlcHQlMjB0aGUlMjAlM0NhJTIwaHJlZiUzRCUyMiUyMyUyMiUzRVByaXZhY3klMjBQb2xpY3klM0MlMkZhJTNFLg==" tdc_css="eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjAiLCJkaXNwbGF5IjoiIn0sImxhbmRzY2FwZSI6eyJkaXNwbGF5IjoiIn0sImxhbmRzY2FwZV9tYXhfd2lkdGgiOjExNDAsImxhbmRzY2FwZV9taW5fd2lkdGgiOjEwMTksInBvcnRyYWl0Ijp7ImRpc3BsYXkiOiIifSwicG9ydHJhaXRfbWF4X3dpZHRoIjoxMDE4LCJwb3J0cmFpdF9taW5fd2lkdGgiOjc2OCwicGhvbmUiOnsiZGlzcGxheSI6IiJ9LCJwaG9uZV9tYXhfd2lkdGgiOjc2N30=" input_border="0" input_radius="eyJhbGwiOiI2cHggMCAwIDZweCIsImxhbmRzY2FwZSI6IjVweCAwIDAgNXB4IiwicG9ydHJhaXQiOiI1cHggMCAwIDVweCJ9" btn_bg="#10bf6b" btn_bg_h="#333237" f_btn_font_family="420" f_btn_font_size="eyJhbGwiOiIxMyIsImxhbmRzY2FwZSI6IjEyIiwicG9ydHJhaXQiOiIxMiJ9" f_btn_font_line_height="eyJhbGwiOiIzLjYiLCJsYW5kc2NhcGUiOiIzLjMiLCJwb3J0cmFpdCI6IjMuMyJ9" f_input_font_line_height="eyJhbGwiOiIzLjYiLCJsYW5kc2NhcGUiOiIzLjMiLCJwb3J0cmFpdCI6IjMuMyJ9" f_input_font_family="420" f_input_font_size="eyJhbGwiOiIxMyIsImxhbmRzY2FwZSI6IjEyIiwicG9ydHJhaXQiOiIxMiJ9" input_padd="eyJhbGwiOiIwIDE1cHggMXB4IiwibGFuZHNjYXBlIjoiMCAxM3B4IDFweCIsInBvcnRyYWl0IjoiMCAxMHB4IDFweCJ9" btn_padd="eyJhbGwiOiIwIDE1cHggMXB4IiwibGFuZHNjYXBlIjoiMCAxM3B4IDFweCIsInBvcnRyYWl0IjoiMCAxMHB4IDFweCJ9" btn_radius="eyJhbGwiOiIwIDZweCA2cHggMCIsImxhbmRzY2FwZSI6IjAgNXB4IDVweCAwIiwicG9ydHJhaXQiOiIwIDRweCA0cHggMCJ9" pp_check_color="#a0a0a0" pp_check_square="#000000" pp_check_border_color="rgba(16,191,107,0)" f_pp_font_family="420" pp_check_bg="rgba(255,255,255,0.6)" pp_check_size="eyJhbGwiOjE0LCJsYW5kc2NhcGUiOiIxMyIsInBvcnRyYWl0IjoiMTMifQ==" msg_composer="" f_title_font_family="420" msg_space="eyJsYW5kc2NhcGUiOiIwIDAgMTBweCIsInBvcnRyYWl0IjoiMCAwIDEwcHgifQ==" f_title_font_size="eyJsYW5kc2NhcGUiOiIxMCJ9" f_msg_font_size="eyJsYW5kc2NhcGUiOiIxMCIsInBvcnRyYWl0IjoiMTAifQ==" f_pp_font_size="eyJsYW5kc2NhcGUiOiIxMCIsInBvcnRyYWl0IjoiMTAifQ==" pp_space="eyJsYW5kc2NhcGUiOiIxNCIsInBvcnRyYWl0IjoiMTAifQ==" pp_check_color_a_h="#ffffff"]

    Latest stories

    - Advertisement - spot_img

    You might also like...